Surabaya Rek!

Wisata Surabaya | Surabaya Travel & Food Blog

Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari

| 2 Comments

Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari

Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari

Salah satu kenangan masa kecil saya, diajak orang tua ke Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari. Setelah lebih dari 10 tahun, akhirnya mampir lagi ke sini. Terimakasih banyak PTPN XII yang sudah mengundang kita ke Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari, bareng dengan Komunitas Liburan Murah & Blogger Surabaya.

Hari Pertama 5 Oktober 2018

Setelah sebulan sebelumnya persiapan acara dari rekan Wisata Agro Wonosari dan mengundang blogger Surabaya yang bisa hadir, akhirnya sampai juga di hari-H keberangkatan menuju ke Kebun Teh Lawang. Total sekitar 40-50 orang. Ada yang membawa mobil sendiri, ada juga yang bareng dengan 2 mobil Hi-Ace yang sudah disediakan oleh Wisata Agro Wonosari untuk antar-jemput pp dari Surabaya ke Lawang.

Awalnya saya mengira bakal menginap di cottage seperti di jaman dulu saya kecil. Kesannya seperti villa di Batu atau Tretes dengan bentuk sedikit jadul. Ternyata Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari ini sudah berubah cukup banyak. Bentuk cottage sudah diperbarui, dan ada hotel modern dengan fasilitas jaman now, yaitu Hotel Rollaas.

Hotel Rollaas

Hotel Rollaas merupakan tambahan bangunan baru dari Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari yang bernuansa modern. Kesan pertama masuk lobby biasa saja, tapi sangat nyaman karena angin semilir dari ruangan lobby yang semi outdoor / separoh terbuka. Dari lobby ini langsung terhubung dengan koridor menuju kamar & anjungan Rollaas. Anjungan Rollaas merupakan cafe/resto yang berupa anjungan di mana kita dapat melihat view pemandangan kebun teh.

Kamar hotelnya sendiri sudah seperti kamar hotel modern, dengan kamar mandi cukup besar & ada sekat terpisah antar ruang shower dengan closet toilet. Bedroom cukup luas, dengan balkon yang nyaman untuk duduk bersantai melihat pemandangan luar sambil tentunya minum teh!

Pabrik Teh Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari

Setelah beristirahat sore sejenak di kamar hotel, selanjutnya kita berkumpul untuk menuju ke Tea House. Kita berkenalan dengan manajemen dari Kebun Teh Lawang sekaligus kata sambutan singkat dari manajemen dan perwakilan blogger Surabaya & komunitas Liburan Murah yaitu saya sendiri, hehe..

Sore harinya kita diajak untuk mengunjungi pabrik teh, dimana kita bisa melihat proses produksi daun teh dari awal sampai menjadi kemasan. Untungnya daun teh yang tersedia lagi full, jadi kita bisa melihat prosesnya secara lengkap. Tidak lupa sebelum masuk pabrik, kita diharuskan mencuci tangan terlebih dahulu, mengganti alas kaki, dan memakai baju tambahan seperti baju dokter di lab. Pengalaman yang unik buat keluarga, bisa melihat keseluruhan proses pabrik teh ini.

Makan Malam & Lomba Seduh Teh

Naah, perut sudah mulai keroncongan, kita bergegas balik ke Tea House untuk makan malam. Menu yang disediakan khas masakan Jawa Timur-an yang cocok banget di lidah kita. Selepas acara makan malam, sudah disiapkan acara berikut yang tidak kalah menarik dari manajemen Wisata Agro Wonosari, yaitu lomba seduh teh. Sangat menarik, terutama di awal kita dijelaskan dahulu cara menyeruput minuman teh untuk mengetahui kualitas terbaik dari daun teh.

Acaranya fun & berkesan banget buat saya, menikmati malam hari di kebun teh Lawang yang sejuk bareng teman komunitas Liburan Murah dan blogger Surabaya. Kita juga bisa menambah ilmu tentang teh & berbagai manfaatnya.

Hari Kedua 6 Oktober 2018

Bukit Kuneer – Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari

Di hari kedua ini waktunya kita menahan kantuk di pagi hari, hehehe.. Harus bangun sekitar jam 3.30, persiapan diri sebentar, untuk jam 4.00 pagi kita berangkat menuju ke Bukit Kuneer. Ngapain harus pagi-pagi? Nah, Bukit Kuneer merupakan tempat yang sangat direkomendasikan untuk teman-teman penyuka pemandangan alam. Kita bisa melihat pemandangan sunrise dari kaki gunung Arjuna dengan perkebunan teh Wisata Agro Wonosari. Tidak hanya gunung Arjuna yang nampak dekat, tapi di kejauhan arah matahari terbit kita juga bisa melihat pemandangan gunung Bromo.

Untuk menuju ke Bukit Kuneer ini tidak bisa dengan menggunakan kendaraan biasa. Kita harus naik motor trail, jeep offroad, atau yang lebih ekstrem seperti kita yaitu naik truk! Jangan salah, truk ini juga menjadi alat transportasi bagi para pemetik daun teh di sekitar bukit Kuneer loh. Jadi pengalaman seru bagi saya dan keluarga, merasakan pengalaman naik truk melewati rute jalan yang tidak rata penuh dengan bebatuan kecil.

Sampai di bukit Kuneer, sinar matahari sudah mulai nampak. Rombongan kita segera bergegas menuju ke jembatan di tengah daun teh, yang merupakan best spot untuk mengambil foto. Kereeen banget foto sunrise dari bukit Kuneer di Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari ini, apalagi pas kita ke sana langit cerah & tidak ada kabut.

Selain fasilitas jembatan Bukit Kuneer, di sekitarnya banyak spot lain untuk berfoto yang sangat instagrammable. Tidak hanya itu, tersedia aksesoris foto seperti topi caping dan keranjang daun teh. Selain itu kita juga bisa belajar cara memetik daun teh dari ibu & bapak pemetik teh di sekitar lokasi.

Semakin spesial di pagi hari ini, disediakan polopendem khusus untuk rombongan kita. Polopendem adalah semacam camilan yang berasal dari tumbuhan yang dipendam, antara lain ubi ketela, kacang2an, dengan minuman jahe untuk menghangatkan badan.

Makan Pagi di Anjungan

Sekembalinya dari Bukit Kuneer, kita makan pagi dahulu di anjungan Rollaas. Kesan pertama dari anjungan Rollaas ini keren banget, dengan model bangunan anjungan semi outdoor yang menjorok keluar, di mana kita dapat melihat pemandangan kebun teh yang cantik. Sangat nyaman buat saya, bisa duduk santai, mengobrol bersama teman & keluarga di sini, sambil menikmati breakfast.

Fasilitas Wisata Agro Wonosari

Perut sudah kenyang, waktunya jalan-jalan lagi melihat fasilitas sekitar Kebun Teh Lawang. Selain kebun teh, banyak juga fasilitas yang tersedia di sini. Mulai dari kolam renang, kereta kelinci yang dipandu oleh guide mengitari kompleks kebun teh, playground anak, sampai dengan fasilitas yang memacu adrenalin seperti flying fox, motor ATV, sepeda gunung & naik kuda.

Makan Siang – back to Surabaya

Tidak terasa, sudah waktunya menjelang makan siang, dan kembali ke Surabaya. Penutupan dahulu oleh manajemen WAW dan ketua rombongan Surabaya. Sedih rasanya sudah harus meninggalkan Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari. Tapi sekaligus senang, karena kita punya banyak cerita seru tentang Wisata Agro Wonosari yang semakin maju dengan berbagai fasilitasnya. Jauh berbeda dari yang pernah saya kunjungi dahulu.

Kali ini, menu makan siangnya the best of the best, selama kita dijamu makan di Tea House ini. Menu makanan yang sederhana khas Jawa Timuran, tapi enak banget dimakan hangat-hangat di tengah udara sejuk kebun teh Lawang. Yang tersaji untuk makan siang antara lain ayam bakar/panggang, dadar jagung, ikan asin goreng, sayur asem dan urap-urap, dilengkapi dengan es buah. Wueenaaak! 🙂

Waktunya pulang! Puas dan bakal ketagihan balik lagi ke Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari. Dengan perkembangan Indonesia yang semakin maju, kota Surabaya yang lebih metropolitan, demikian juga kebun teh Lawang. PTPN XII selaku manajemen Wisata Agro Wonosari sudah membuat banyak perubahan baru yang menjadikan kebun teh Lawang semakin bagus & banyak dikunjungi oleh wisatawan, baik domestik maupun asing. Semoga Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari akan semakin maju ke depannya yah.. 🙂

Kebun Teh Lawang Wisata Agro Wonosari

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He’s also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

Author: Andy Kristono

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He's also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

2 Comments

  1. keren pemandangan tehnya, pasti sejuk nih

Leave a Reply

Required fields are marked *.