Surabaya Rek!

Wisata Surabaya | Surabaya Travel & Food Blog

Kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats

| 2 Comments

Kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community

Kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community

Sebenarnya udah sejak lama saya pengin mengulas tentang berbagai kuliner Surabaya Madura, beruntung banget kok kebetulan saya & @annatravelfood diajakin keliling kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community. Meski karena waktu terbatas jadi tidak mencakup semua kuliner legendaris Surabaya Madura, tapi secara keseluruhan trip kuliner bareng Traveloka Eats ini semakin menambah wawasan saya tentang kuliner Surabaya Madura yang belum sempat saya coba sebelumnya.

Arek-arek Surabaya udah pada tau Traveloka kan?

Saya sendiri sudah cukup lama mengenal Traveloka, sampai menjadi pembicara di salah satu acara Traveloka Experience di Tunjungan Plaza Surabaya. Sekarang ini Traveloka mulai merangkul komunitas penggemar kuliner, dengan fitur terbaru yang dapat dilihat di apps Traveloka, tepatnya di direktori Traveloka Eats.

Aruna & Lidahnya The Movie

Untuk pertama kalinya di Surabaya, awal November lalu Traveloka mengadakan acara Surabaya Madura culinary trip mengikuti jejak ala “Aruna & Lidahnya”, salah satu film petualangan kuliner yang dibintangi oleh Dian Sastro. Kita akan keliling kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community, mencoba lebih dari 10 destinasi kuliner di sekitar Surabaya & Madura, baik tempat kuliner baru yang kekinian maupun kuliner legendaris.

Sudah penasaran belum, kuliner apa saja yang kita cobain? Akan kita ulas satu persatu yah, bareng dengan review staycation 2 malam di Hotel Harris Gubeng Surabaya..

Staycation Hotel Harris Gubeng Surabaya

Meskipun sebagian peserta trip Traveloka Eats kali ini warga Surabaya, tapi Traveloka berbaik hati mengajak kita menginap bareng di Hotel Harris Gubeng, Surabaya. Thank you Traveloka! 🙂

Seperti review saya sebelumnya di blog HotelMurahku.com, Hotel Harris ini termasuk salah satu hotel yang saya rekomendasikan untuk keluarga di Surabaya. Fasilitas cukup lengkap mulai kolam renang & gym, termasuk Kids Club yang biasanya jarang ada di hotel di Surabaya ini. Harga juga terjangkau, dengan lokasi yang berada di tengah kota.

Kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community

Day 1 : 2 November 2018 – kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community

List kuliner hari ini:

  • Depot Anda Fit
  • Jokopi
  • Depot Dahlia
  • Sate Klopo Ondomohen

Pertama kalinya ketemuan dengan teman kulineran, yaitu para foodies Surabaya, Jember, sampai dengan Jakarta. Senang bisa berkenalan dengan teman baru maupun lama. Yang lebih mengejutkan lagi, kita akan dijaga oleh tour guide Surabaya yang keren banget dari komunitas Cak & Ning Surabaya!

Total peserta yang ikut ada 4 mobil Hi-Ace, dan saya cukup beruntung bareng dengan Hi-Ace nomer 1, yang digawangi oleh cak Robby @roblack13. Orangnya keren khas anak muda Surabaya, ganteng banget & kabarnya masih single, hehehe.. Tidak pernah bosen di Hi-Ace nomer 1 ini, karena meskipun jalanan sedang macet, cak Robby di luar kepala akan menceritakan berbagai hal tentang sejarah kota Surabaya yang belum pernah saya ketahui sebelumnya. Pantas memang cak Robby ini terpilih menjadi Cak Surabaya di tahun 2017.

Depot Anda Fit

Rute pertama kita mampir ke Depot Anda Fit, yang katanya di film “Aruna & Lidahnya” merupakan tempat di mana Dian Sastro & Nicholas Saputra bertemu. Interior ruangan biasa saja khas depot jadul. Untuk masakan jangan ditanya, memang pilihan yang tepat makan di sini! Rasa masakan yang enak banget, seperti sop buntut yang disajikan dengan wortel yang fresh & empuk, daging buntutnya besar-besar & super empuk, tidak melawan waktu digigit. Daging buntut langsung terlepas dari tulangnya, menandakan bahwa daging dimasak dengan sempurna #kataChefGordonRamsay wkwkwk..

Jokopi

Kalo tempat yang satu merupakan tempat ngupi yang terbilang cukup baru, tapi lagi viral kekinian. Namanya mengingatkan kita akan seseorang yah? #bukankampanye hahaha..

Yang saya pesan di sini es kopi susu blusukan. Dengan harga 15 ribu, es kopi susunya enak. Bakal balik lagi untuk cobain menu lainnya.

Depot Dahlia

Sore harinya kita mengunjungi depot Dahlia. Depot yang satu ini masuk di ranah kuliner Banyuwangi. Tapi menurut saya tidak boleh dilewatkan bagi kalian yang mengunjungi kota Surabaya. Unik banget soalnya. Coba bayangkan, kalian bisa makan rujak dicampur soto yang ternyata kombinasinya pas dan cocok di lidah. Apalagi dimakan bareng brengkes jangkang & botok alur yg top banget!

Waktunya balik ke hotel, beristirahat sore sejenak sebelum tiba waktu makan malam..

Sate Klopo Ondomohen

Nah, makan malam kita, tidak lain & tidak bukan, Sate Klopo Ondomohen bu Asih! Sebenarnya kalo kuliner legendaris Surabaya yang satu ini cocok buat breakfast, lunch ato dinner, karena buka dari pagi sampai malam hari. Kalo Jakarta terkenal dengan sate taichan yang kekinian, sate klopo di Surabaya merupakan kuliner yang sudah ada sejak lama.

Day 2: 3 November 2018 – kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community

List kuliner hari ini:

  • Breakfast Harris Hotel
  • Tauwa cak Yudi
  • Bebek Sinjay
  • Snack dan dessert di Batik Tresna Art
  • Zangrandi
  • Soto Madura Tapak Siring

Pagi ini kita breakfast dulu secukupnya di hotel. Trip kita hari ini tidak hanya kulineran, tapi juga mengunjungi tempat wisata di Madura. Udara terasa lebih panas di pulau Madura, tapi bareng dengan teman-teman kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community, kita tetap semangat berfoto ria sampai di wisata Mercusuar Sambilangan Bangkalan.

Tauwa Cak Yudi

Yang pertama kita kunjungi yaitu Tauwa Cak Yudi. Pertama kali makan tauwa campur dengan kuah santan yang kental. Utk selera saya, boleh dikatakan best tauwa in town! Pedes jahenya dapet, rasa manis kuah kacangnya juga pas bercampur dengan santan. Kalo utk cakue, saya masuk di tim “cakue dipisah”, hehe..

Bebek Sinjay

Tujuan berikutnya: Bebek Sinjay. Nah kalo yang ini jujugan wajib bagi penggemar bebek. Jadi kuliner bebek nggak hanya terkenal di kota Surabaya loh..

Overall saya cocok dengan bebek & sambal mangga mudanya yang enak, meski masaknya kurang stabil, kadang empuuuk banget kadang terlalu kering & sedikit alot. Mungkin karena weekend yang banyak banget pengunjung. Kita ke sana juga pas lagi panas2nya suhu di kota Surabaya & pulau Madura.

Batik Tresna Art & Mercusuar Sambilangan Bangkalan

Baru tau ternyata ada pusat batik di Madura, tidak jauh dari kota Bangkalan. Pintu masuk mobil yang kecil, tapi ternyata di dalam tempatnya cukup luas. Di dalam batik Tresna Art ini sudah disediakan snack minuman & bubur Madura. Selain itu kita bisa beli rujak Madura, dengan bumbu petisnya yang khas, beda dengan rujak Surabaya. Dari batik Tresna Art, kita mampir ke Mercusuar Sambilangan yang terletak di tepi laut pulau Madura.

Zangrandi

Sore harinya setelah seharian berpanas-panas ria di pulau Madura, kita mampir ngadem dulu ke Zangrandi. Siapa yang tidak kenal dengan dessert legendaris Surabaya yang satu ini? Sudah buka sejak lama, kita mengunjungi gerai Zangrandi di lokasi pusatnya jalan Yos Sudarso, bersebelahan dengan hotel Garden Palace.

Soto Madura Tapak Siring

Rute terakhir kita di hari kedua, Soto Madura Tapak Siring. Soto Madura merupakan kuliner street food yang banyak terdapat di kota Surabaya, padahal menurut teman saya yang asal Madura malah jarang ada di pulau Maduranya. Salah satu makanan favorit saya juga nih, terutama apabila dicampur dengan jeroan, hmmm enaknya. Sambil makan soto Madura, sambil ngitung kolesterol, hehe.. 🙂

Day 3: 4 November 2018 – kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community

List kuliner hari ini:

  • Bubur Spensix
  • Rujak Ahmad Jais
  • Snack Pasar Atum
  • Soto Cak Har

Hari ini merupakan hari terakhir kita selama total 3 hari bareng teman kulineran Traveloka Eats Community. Yang namanya wisata Surabaya, belum pas rasanya kalo belum mengunjungi tempat wisata Surabaya yang satu ini. Paling dikenal karena semangat perjuangan arek-arek Suroboyo, Tugu Pahlawan menjadi salah satu tonggak bersejarah di Surabaya, lengkap dengan museum dimana kita juga bisa melihat film dokumenter perjuangan arek Suroboyo di jaman dahulu, yaitu pada peperangan 10 November.

Photo by: YuniariNukti.com

Bubur Spensix

Pagi hari kita breakfast dahulu di bubur ayam Spensix. Porsi buburnya pas cukup mengenyangkan, rasa cukup enak dengan harga yang terjangkau. Dapat ditambah juga dengan topping rempelo ati & telur asin. Setelah selesai bersantap pagi, kita melanjutkan perjalanan ke Museum Tugu Pahlawan.

Rujak Ahmad Jais

Selepas dari Museum Tugu Pahlawan, perut mulai keroncongan #eeh, waktunya makan snack. Gak tanggung-tanggung, kali ini snack kita cukup berat, berat di makanan maupun di kantong, yaitu rujak Ahmad Jais. Rujak yang satu ini tidak bisa dinikmati setiap kali, terutama karena harganya yang cukup aduhai. Saya sendiri (mengaku) baru pertama kali makan di sini, dan dari segi rasa memang kelihatannya rujak cingur nomer satu di kota Surabaya. Bumbu kacang rujak Ahmad Jais ini menurut salah satu teman, dibuat dari bumbu kacang mente. Pantas harganya cukup mahal dibanding rujak cingur Surabaya lainnya, cingurnya juga empuk banget.

Snack Pasar Atum

Sampai di Pasar Atum, waktunya challenge untuk masing-masing group peserta. Challenge-nya yaitu: Amazing Race! Kita akan diberikan clue & disuruh menebak tempat kuliner di pasar Atum ini. Dan tentunya gak seru dong, kalo gak sambil lari2an, namanya juga Amazing Race, hehe.. Pertama kali makan sambil lari2 trus dilihatin meme2, cece2, sampai ai2 di pasar Atum, seruuu banget!

Soto Cak Har

Makan siang, sekaligus tiba di penghujung acara waktunya berpisah, hiks hiks..

Saya yakin yang mengaku sebagai orang Surabaya pasti pernah makan soto kan. Awalnya yang paling terkenal soto Pak Sadi, yang kemudian mulai banyak bermunculan soto2 yang lain, salah satunya soto Cak Har. Namanya soto di Surabaya, tentunya bebas ambil sambal & koya soto. Cara makannya? Ada sebagian orang yang suka makan soto dengan koya berlimpah mirip seperti bubur, termasuk saya..

Traveloka Eats Community

Begitulah pengalaman saya mengikuti acara keliling kuliner Surabaya Madura bareng Traveloka Eats Community. Kapok? JELAS NGGAK dong! Malahan sedih rasanya berpisah dengan teman kulineran dan ketagihan pengin ikut lagi, hehehe.. Acaranya full makan, dijamin perut kenyang dengan makanan enak, dan kita bisa berkunjung ke tempat wisata. Ditunggu yah Traveloka Eats, untuk acara-acara selanjutnya di kota Surabaya ini. Jangan lupa teman-teman yang sudah install apps Traveloka, mampir ke direktori Traveloka Eats untuk melihat berbagai promosi kuliner maupun review tempat makan & kuliner Surabaya.

Oh ya, sampai kelupaan mau pamer dikit, group Hi-Ace 1 kita di akhir acara terpilih sebagai pemenang Amazing Race di pasar Atum. Suwuuun yo Traveloka Eats! 🙂

Author: Andy Kristono

Andy is an architect, who loves traveling & photography. He's also a travel blogger & travel book writer. Follow his Instagram: @archtravelfood & read: About Andy in SurabayaRek

2 Comments

  1. Wah seru sekali nih ,bikin yg lain pada ngiri ikutan juga

Leave a Reply

Required fields are marked *.